Training K3

PENDAHULUAN

Sulit untuk menjelaskan dalam kata-kata yang normal, betapa ber bahayanya dunia kita. Baik bencana alam dan bencana akibat ulah manusia skala besar tampaknya terjadi pada hampir setiap hari. Kecelakaan di sebuah pabrik di Bhopal, India, menewaskan lebih dari 2.500 orang. Sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir di Ukraina meledak dan terbakar di luar kendali, mengirimkan awan radioaktif ke lebih dari 20 negara, sangat mempengaruhi langsung tetangganya, ternak dan pertanian.

Sebanyak 6,7 juta cedera dan penyakit di Amerika Serikat dilaporkan oleh industri swasta pada tahun 1993. Dua kereta komuter di metropolitan Washington, DC, bertabrakan pada tahun 1996, menewaskan banyak passagers. Besar tanker minyak kandas di Alaska dan Mexico, menumpahkan jutaan galon minyak dan despoiling garis pantai. Sebuah pabrik auto-mobile-air-bag meledak, menewaskan satu pekerja, setelah itu lebih dari 21 keadaan darurat kebakaran dalam satu tahun. Kawanan helikopter dengan kamera televisi ditarik ke pabrik setelah panggilan, menciptakan mimpi buruk hubungan masyarakat dan memaksa pemerintah untuk menutup pabrik untuk sementara.

Sebuah pesawat menabrak sebuah gedung apartemen di pusat kota Sao Paolo, Brasil, membunuh semua di papan dan banyak di gedung apartemen. pesawat lain misterius dicelupkan dan berputar ke tanah di kota Sioux, IOWA. Dua pesawat bertabrakan di landasan pacu di Filipina. Baru-baru ini, Satu Indonesia Airlines Boeing 737-900ER jatuh di Laut Bali dekat landasan pacu bandara. Sebuah pesawat menabrak Everglades Florida setelah oksigen meledak di kargo, menewaskan semua 110 orang di dalamnya. Aloha kecelakaan, pecahnya badan pesawat di dekat bagian kokpit di pesawat Boeing 737 seri disebabkan oleh dekompresi ledakan. CN 235 Merpati MZ 5601 yaitu Trangadi, kecelakaan di Gunung Puntang, Bandung, Jawa Barat. Ratusan ribu orang telah meninggal akibat dalam kecelakaan di industri pesawat terbang.

Kita semua tahu seberapa cepat teknologi mengubah; sebagai insinyur, sulit hanya untuk mengikutinya. Sebagai kemajuan teknologi dengan pesat, dan persaingan usaha memanas dengan internasionalisasi ekonomi, waktu penyelesaian dari desain produk untuk peluncuran pasar menyusut cepat. masalah dengan cepat menjadi jelas; Bagaimana kita membangun produk dengan kualitas tinggi, murah, cepat, dan masih aman?

Dari data survei nasional (Main & Ward, 1992)  American Society of Mechanical Engineers (ASME) menemukan bahwa sebagian besar insinyur desain sangat sadar akan pentingnya keselamatan dan merupakan suatu kewajiban dalam desain produk tetapi tidak tahu bagaimana menggunakan alat-alat sistem keamanan yang tersedia. Bahkan, sebagian besar insinyur yang menanggapi mengatakan bahwa satu-satunya analisis keselamatan yang mereka gunakan adalah penerapan faktor keamanan dalam desain, daftar periksa keselamatan, dan penggunaan standar kepatuhan. Hampir 80 persen dari para insinyur tidak pernah mengambil kursus atau pelatihan HSE (pelatihan k3) di perguruan tinggi, dan lebih dari 60 persen tidak pernah mengambil kursus singkat di keselamatan melalui kerja. Juga, 80 persen tidak pernah menghadiri konferensi keamanan dan 70 persen tidak pernah menghadiri ceramah dan pelatihan kesehatan dan keselamatan kerja. Pemerintah Indonesia dalam ini Kemanaker Republik Indonesia beserta Lembaga sertifikasi nasional seperti BNSP dan Lemigas Cepu serimg mengadakan pelatihan kesehatan dan keselamatan kerja (Training K3) baik yang berupa penyegaran maupun yang bersifat sertifikasi.

TUJUAN Training K3

Program yang berharga ini dirancang untuk membantu para peserta untuk memahami:

  • Mempelajari konsep inti dasar HSE (K3) sistem Manajemen & aplikasi di industri
  • Memahami bagaimana memodifikasi & memperbaiki sistem HSE (K3) Manajemen yang ada tanpa menghindari aspek keselamatan dan bisnis
  • Pelajari cara menerapkan alat-alat sistem yang efektif biaya sebagai dasar untuk mengontrol program produksi
  • Memiliki pengetahuan rinci tentang optimalisasi praktik keselamatan, untuk memaksimalkan fasilitas dan meminimalkan risiko dengan mengidentifikasi, memahami dan bahaya proses kontrol

SIAPA YANG HARUS HADIR

  • Manajer Keselamatan / Superintending / Insinyur / Perencana / Supervisor
  • Proyek, Pemeliharaan Insinyur
  • Proses & Manufaktur / Insinyur
  • Perencanaan produksi / Insinyur / PPIC / Operasi Insinyur
  • Profesional

JENIS-JENIS TRAINING K3

  • Sertifikasi untuk kedua internasional dan nasional; derajat atau non gelar
  • Continuous Professional Development (CPD)

 

24 Hours Information

September 2017
M T W T F S S
« Mar    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Client